Tampilkan postingan dengan label PENGAKUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGAKUAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 November 2011

HARAPAN

Harapan
Ingin berlari ku ingin hadir ku
Bergabung bersama membentuk makna
Yang terdengar begitu indah ditelinga
Menjadi harapan menabuh jiwa
Menjalani dunia bernama cinta
Sepi takan kembali
Bara takan terasa
Apalagi luka semua sirna
Indah memang jika ini menjadi nyata
Sebelum bahas a mendefinisikan semua
Sebelum alam menggambarkan semua
Sebelum waktu memberi ruang
Sebelum cahaya memberi bayang
Aku hanya berharap semoga ini jadi nyata

Rabu, 23 Maret 2011

KAKU


Kaku
Tutup mataku jika ingin begitu
Buang telingaku agar senyap  memelukku
Dan remas mulutku agar kata ku mati
Kalau perlu lumpuhkan saja aku biar kekal ini kaku
Lupakan lah semua dukaku
Karna kini tak ada arti dari hal yang sudah tak pasti
Perselingkuhan menutup mata hati
Perlahan mengekalkan suara sunyi
Aku disini takan memaki hanya saja ingin sendiri
Kesendirian mengajarkan duka yang indah
Kesendirian lebih setia dari seonggok cinta
Kesendirian takan melukai begitu dalam
 Kesendirian mampu menimang sampai hati ini terlelap

Rabu, 02 Februari 2011

Sepi


Sepi
Sedahsyat halilintar dia itu pergi
Secepat cahaya sepi itu berseri
Sepekat kelam hati itu hitam
Dalam gerhana sepi itu nyata
Berlari kehutan lalu tersesatlah
Terkubur dalam jurang amarah
Disulamnya jaring setan
Disebarkannya benih luka
Disiramkannya racun jingga
Tampak nyata neraka dari seorang hawa
Matanya tergenang
Senyumnya beku
Tak tega ku melihatnya begitu pilu
Karna siapa dia jadi begitu
Semau karna sabda pandita ratu
Yang menghentikan waktu

Rasa

Ada yg mengganjal
Terekam dan jauh tertinggal
Sudah lama rasa ini hilang
Jauh dan melayang terbang
Seperti hujan turun dilaut
Hilang tanpa sisa
Tanpa ada tawar yg tertinggal
Kini tiba-tiba rasa itu kembali
Seperti halnya mimpi 
Tanpa diminta tanpa direncana datang sesuka hati 
Ketika semua sadar terlelap
Ketika semua cape coba dilenyap..

Minggu, 23 Januari 2011

Selamat Tinggal

Selamat Tinggal
Menjalar bunga hati pohon sepi
Mekar bunga abadi
Tumbuh bersama kelam mengkabut sepi
Memancar hitam mempekat langit
Tapi malah semakin bersemi
Hitam pekat hatipun menjadi mayat
Terselubung akar tetindih jalar
Terbelenggu samar terselubung mekar
Kasih putih cahaya biru
Hanya bagian masalalu
Redup semu tak merayu
Jadi selamat tinggal masalalu

Kamis, 13 Januari 2011

Pengakuan

Pengakuan
Hari ini ijinkanlah aku cairkan beku
Beku yang selalu memeluk lidah
Yang selama ini terendap parah
Hari ini ijinkanlah aku masuk surga jiwa
Mengungkapkan yang selama ini menjadi tanya
Dan membuat semua jadi nyata
Hari ini ijinkanlah aku untuk berbahasa
Mengungkapkan hal yang menurutku begitu indah
Yang selama ini membuat ku tak menyerah
Hal yang selalu memberi energi
Sebuah hal yang aku sendiri tak tahu kapan datangnya
Sebuah hal yng ku sebut Cinta
Jadi ijinkanlah aku untuk mendapatkannya