Jumat, 30 September 2011

Gila


Gila
Sebelumnya ini cinta
Tapi kini jadi gila
Sebelumnya semua damba
Tapi kini jadi gila
Bersama ucapan yang terdengar gila
Bersama keadaan yang terus menggila
Awan berduyun-duyun
Langit runtuh tergusur
Hutan bersepi-sepi
Bulan jatuh
Laut bergolak-golak
Hati mulai terkampak
Patah dan pecah jadi sampah
Otak,hati sirna bersama keadaan gila

Jawab dan Korban


Jawab dan Korban
Setelah ditunggu
Setelah kuragu
Akhirnya cairlah bekumu
Bersama gerimis yang mengalir
Bersama takbir yang agung
Akhrinya kutahu jawaban dari segala ragu
Kamu tak bisa mengisi hati
Kamu menolak permintaan hati
Dimalam qurban
Kini hatiku jadi korban
Hati jadi kobaran
Trbakar bersama cinta yang duka
Satu lagi masa kelam bersemi
Satu lagi luka menganga dalam hati

AKU DAN IMPIANKU


aku dan impian ku
aku  punya mimpi,
mimpi yg sulit diterima nalar ini
mimpi yg tumbuh dan mengakar
tampak jelas tanpa ada bayang yg tersamar
kejelasan niat perlahan tumbuh bersama dahan yg kian mekar
mimpi itu kini sedang ku titi
karna mimpiku adalah puisi
puisi adalah kekakasih,
kekasih yang memeluk erat selayak jerat
kekasih yang begitu wangi melebihi intisari melati

Sabtu, 14 Mei 2011

SELESAI

Akhir dari sebuah cerita
Berhenti dititik terendah yang tak kusangka
Kemarin dan hari ini hanya bagian masa yang tak nyata
Keadaan memaksa semua berbalut luka
Andai saja duka tak ada
Pasti takan ada yang tersiksa
Takan ada pojok-pojok sepi
Tempat orang-orang meratapi
Tangisan, kini menguatkan
Mengungkapkan hati yang tercampakan
Dijalan tempat melangkah tampak mata-mata memandang
Menatap penuh tanya
"darimana tetesan puing bening, jernih tapi memproyeksikan kehilangan cinta"
Akhir dari sebuah cerita

Rabu, 23 Maret 2011

KAKU


Kaku
Tutup mataku jika ingin begitu
Buang telingaku agar senyap  memelukku
Dan remas mulutku agar kata ku mati
Kalau perlu lumpuhkan saja aku biar kekal ini kaku
Lupakan lah semua dukaku
Karna kini tak ada arti dari hal yang sudah tak pasti
Perselingkuhan menutup mata hati
Perlahan mengekalkan suara sunyi
Aku disini takan memaki hanya saja ingin sendiri
Kesendirian mengajarkan duka yang indah
Kesendirian lebih setia dari seonggok cinta
Kesendirian takan melukai begitu dalam
 Kesendirian mampu menimang sampai hati ini terlelap